Anak Indigo

Tulisan ini terinspirasi ketika, tadi siang saya nonton salah satu acara infotainment di SCTV. Tema itu diangkat ketika adanya isu tentang adanya kiamat yang terjadi pada 211212 (21 desember 2012). Berdasarkan isu tersebut maka banyak orang berkomentar antara lain. Mama lauren ” beliau mengatakan pada bulan tersebut akan terjadi prahara hebat, antara lain tsunami, kemudian banjir dll”. Ki gendeng pamungkas dan ratna listi juga mengamimi.

Dan terakhir yang menarik buat saya adalah komentar salah satu anak (saya lupa namanya). Dia baru berusia 13 tahun tapi dia bisa menyebutkan lokasi -lokasi bencana diindonesia yang terjadi pada bulan itu. Bahasan menarik ketika secara ilmiah pakar dari LAPAN mengatakan akan banyak bencana dibulan itu(meski jauh jika dikatakan “kiamat”). Karena terjadi siklus 11 tahunan.

Kembali pada topik anak indigo, setalah saya cari referensi tentang anak indigo, maka saya menemukan referensi dari http://www.bataviase.com. Disitu dikatakan indigo berasal dari bahasa spanyol “Indigo” yang berarti “nila”.Fenomena ini ditemukan oleh konselor terkemuka amerika Nancy Ann Tape pada sekitar tahun 1970 an.

Tahun 1982 ia menulis buku Understanding Your Life Through Color. Penelitian lanjutan untuk mengelompokkan pola dasar perangai manusia melalui warna aura, mendapat dukungan psikiater Dr. McGreggor di San Diego University. Dalam klasifikasi penelitan itu nancy menemukan bahwa warna nila itu muncul pada sekitar 80% anak yang lahir diatas tahun 1980 an.Warna itu bisa dilihat dengan Foto Kirlian atau dengan alat generasi baru sejenis seperti Video Aura.

Menurut Jan Tobler dalam pengantar buku The Care and Feeding of Indigo Children ada 10 ciri anak indigo:
1. Mereka datang ke dunia dengan rasa ingin berbagi;
2. Mereka menghayati hak keberadaannya di dunia ini dan heran bila ada yang menolaknya;
3. Dirinya bukanlah yang utama, seringkali menyampaikan ‘siapa
jati dirinya’ pada orang tuanya;
4. Sulit menerima otoritas mutlak tanpa alasan;
5. Tidak mau/sulit menunggu giliran;
6. Mereka kecewa bila menghadapi ritual dan hal-hal yang tidak memerlukan pemikiran yang kreatif;
7. Seringkali mereka menemukan cara-cara yang lebih tepat, baik
di sekolah maupun di rumah, sehingga menimbulkan kesan “non konformistis” terhadap sistem yang berlaku;
8. Tampak seperti antisosial, terasing kecuali di lingkungannya.
Sekolah seringkali menjadi amat sulit untuk mereka bersosialisasi;
9. Tidak berespons terhadap aturan-aturan kaku (mis.: “tunggu sampai ayahmu pulang”);
10. Tidak malu untuk meminta apa yang dibutuhkannya. Banyak teori yang membahas masalah ini.

Yang perlu diperhatikan, bahwa dikatakan anak indigo mempunyai kecerdasan diatas rata-rata dan mempunyai sixth sense atau indera keenaam.

Dalam penelusuran sari diinternet tentang anak indigo di indonesia. terlampir penelitian sbb;

“Sangat banyak tantangan positif untuk anak anda yang Indigo jika dia lahir sesudah tahun 1992. Lebih dari 85% anak Indigo lahir tahun 1992 atau sesudahnya, 90% lahir tahun 1994, dan 95% atau lebih lahir saat ini (beberapa orang mengatakan 99%) adalah anak-anak Indigo. Apakah hal ini artinya anda tidak termasuk jika lahir sebelum tahun 1992 ? TIDAK ! Saya memiliki data laporan bahwa mereka mulai lahir tahun 1980 an, tapi artinya dalam jumlah yang banyak. Saya percaya bahwa Indigo lahir setiap tahun, namun barangkali tidak dalam prosentase yang cukup besar untuk diperhatikan kehadirannya, dan lihatlah apa yang membuat mereka terlihat sangat unik. Jadi bisa saja saat ini anda adalah seorang Indigo berusia 24 atau 50 tahun.Apakah yang dimaksud dengan Anak Indigo ?”.

Lepas dari semua penelitian yang disebut diatas, maka saya berfikir anak indigo ataupun bukan. Itu akan bisa menjadi buruk ataupun baik(berguna) tergantung dari pengendalian diri dari setiap individu. Kita semua pasti punya kelebihan yang diberikan oleh Allah swt. Baik ana indigo ataupun bukan.

Kita akan lihat 20 tahun lagi ketika para anak anak indigo ini sudah jadi para pemimpin bangsa…..

2 Tanggapan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: